Jakarta — Jumlah korban akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah hingga Senin (22/12/2025). Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.106 orang, meningkat dibandingkan akhir pekan lalu. Sementara itu, 175 warga masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa penambahan korban jiwa berasal dari temuan baru di lapangan serta hasil identifikasi jenazah. Meski jumlah korban meninggal terus meningkat, jumlah warga hilang sempat berkurang setelah sebagian ditemukan atau teridentifikasi oleh petugas.
Korban yang terdampak bencana tersebar di tiga provinsi besar tersebut, dengan rincian signifikan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Direktur operasi BNPB menyampaikan bahwa upaya pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh warga ditemukan atau kondisi dinyatakan stabil.
Selain itu, jumlah masyarakat yang mengungsi masih besar, meskipun tim relawan melaporkan beberapa warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk mulai membersihkan dan memperbaiki tempat tinggal. Penanganan logistik, distribusi bantuan, dan pemulihan infrastruktur tetap menjadi fokus dalam respon bencana saat ini.
Situasi ini masih menjadi prioritas penanganan nasional, dengan koordinasi antara BNPB, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan relawan terus bergulir guna memastikan bantuan dan operasi pencarian berjalan efisien dan tepat sasaran.